BTCClicks.com Banner

Tuesday, July 22, 2014

Foto dan Hasil Penelitian Sementara Lubang Misterius Yamal

Ilmuwan Rusia mendapat pandangan pertama mereka di dalam kawah misterius di Yamal, Siberia pada Rabu 16 Juli, sedangkan Siberian Times, mengambil gambar dari helikopter untuk mendapatkan pemandangan kawah misterius tersebut dari atas.


Diperkirakan bahwa kawah bisa saja berdiameter 80 meter. Namun, Andrey Plekhanov dari State Scientific Centre of Arctic Research mengatakan kepada The Siberian Times bahwa lubang tersebut lebarnya sekitar 30 meter dan bagian terluar nya yang meliputi emisi tanah berdiameter sekitar 60 meter.

Para peneliti juga melihat danau es berada di bagian bawah lubang yang dalamnya sekitar 70 meter tersebut. Sampel tanah, udara, dan air telah diambil dalam rangka untuk membantu menentukan penyebabnya.

Hasil awal menunjukkan bahwa lubang itu terbentuk dalam dua tahun terakhir dan data satelit sedang diperiksa untuk mencoba dan mengidentifikasi dengan tepat kapan pertama kali lubang tersebut muncul. Plekhanov mengatakan kepada Siberian Times bahwa lubang itu adalah ejeksi dari dalam lapisan es, tapi itu bukan ledakan karena tidak ada pelepasan panas.


"Ada es di dalam kawah yang secara bertahap mencair di bawah matahari. Juga ada air lelehan mengalir turun dari sisi-sisinya, kita dapat melihat dengan jelas jejak-jejak air pada dinding lubang. Kawah ini diisi dengan es sekitar delapan puluh persen", kata Andrey Plekhanov

Dia menekankan: "Kami bekerja sama dengan space photographs (yang menyediakan gambar dari satelit) untuk mengetahui waktu yang tepat pembentukannya.


"Kami telah mengambil sampel tanah dan es yang akan langsung dibawa ke laboratorium. Kami bisa dengan yakin mengatakan bahwa kemunculan kawah ini relatif baru, mungkin satu atau dua tahun lalu.

"Mungkinkah terkait dengan pemanasan global? Kami harus melanjutkan penelitian kami untuk menjawab pertanyaan ini."

"Dua musim panas sebelumnya - tahun 2012 dan 2013 memang relatif panas untuk Yamal, mungkin ini entah bagaimana mempengaruhi pembentukan kawah."

"Tapi kami harus melakukan tes dan penelitian kami terlebih dahulu dan kemudian menyatakannya dengan lebih definitif ."

"Teori terbaik untuk saat ini adalah bahwa kawah itu terbentuk oleh kekuatan internal, bukan kekuatan eksternal."

"Untuk saat ini kami dapat mengatakan dengan pasti bahwa di bawah pengaruh proses internal ada ejeksi di permafrost. Saya ingin menekankan bahwa itu bukan sebuah ledakan, tapi ejeksi, sehingga tidak ada panas yang dilepaskan."

Sebelumnya para ilmuwan yakin ada bekas terbakar terlihat di sisi kawah.

"Saya juga teringat sebuah teori yang pernah dikemukakan oleh para ilmuwan kita pada tahun 1980-an, namun teori tersebut kemudian dilupakan selama beberapa tahun."

Teori itu mengatakan bahwa sejumlah danau di Yamal terbentuk karena proses alami persis seperti yang terjadi di permafrost.

"Seperti jenis proses yang terjadi sekitar 8.000 tahun yang lalu, mungkin alam mengulanginya saat ini. Jika teori ini dikonfirmasi, kita dapat mengatakan bahwa kita telah menyaksikan proses alam yang unik yang membentuk lanskap yang tidak biasa dari semenanjung Yamal."


"Tak ada jejak dampak antropogenik dekat kawah, juga tidak ada jejak keberadaan manusia, kecuali beberapa jejak kereta luncur dan tentu saja jejak rusa."

"Jika ini adalah bencana buatan manusia yang terjadi saat pememompaan gas, maka lubang ini tentu akan berada lebih dekat ke ladang gas, bukan disini", kata Andrey Plekhanov kepada The Siberian Times.

"Lubang ini sekitar 30 kilometer jauhnya. Dan tidak diketahui oleh para pekerja di ladang Gas".

Mengenai spekulasi alien atau UFO, dia bersikeras: "Tidak ada yang misterius tentang lubang ini. Tidak ada perasaan aneh atau yang tidak dapat dijelaskan disini, kami datang dan kembali dengan sehat wal afiat".

Meskipun demikian, ia mengatakan: "Saya belum pernah melihat sesuatu seperti ini, meskipun saya telah ke Yamal berkali-kali."




Musim panas tahun 2012 dan 2013 memang terasa hangat di wilayah tersebut, namun para peneliti masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebelum benar-benar tahu apa penyebab spesifik terciptanya lubang tersebut.


Sumber :

Monday, July 21, 2014

Teriakan Orang Tua Berpengaruh Buruk Pada Mental Anak

Anak remaja yang sering mendengar teriakan atau ancaman dari orang tuanya mempunyai risiko yang besar untuk mengalami depresi dan berperilaku menyimpang, salah satunya adalah melanggar peraturan.


Agresi verbal ataupun fisik sama-sama berdampak buruk bagi anak!

Berdasarkan riset terbarunya, Annete Mahoney, profesor psikologi di Ohio, mengatakan bahwa hal yang harus diperhatikan orang tua adalah masalah perilaku verbal.

Menurutnya, hal tersebut memang mudah untuk diabaikan, akan tetapi penelitiannya menunjukkan bahwa ketidakramahan verbal mempunyai dampak yang serius pada anak. Ini menjadi sebuah peringatan terutama bagi para orang tua yang kerap berteriak atau memukul anaknya.

Para peneliti mengatakan bahwa orang tua dapat terperangkap ke dalam lingkaran kekerasan. Menurut Mahoney, kekerasan verbal memiliki sebuah "siklus alami". Anak-anak yang mempunyai masalah perilaku maupun penyakit mental akan sulit ditangani.

Remaja yang mendapatkan kekerasan fisik dari orang tua seperti dipukul, memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami masalah perilaku dan penyakit mental.


Pemimpin penelitian tersebut, Michelle Leroy, mengatakan bahwa "serangan" verbal orang tua terhadap anak remajanya sama merusaknya dengan perlakuan kekerasan fisik yang parah, terutama dalam keluarga yang memiliki masalah terkait dengan kesehatan mental.

Hasil penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Child Abuse & Neglect ini melibatkan remaja bermasalah berusia 11-18 tahun.

Mereka diminta untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti, apakah mereka pernah dipukul atau mendapatkan kekerasan lainnya selama kurun waktu setahun terakhir. Orang tua mereka juga ikut dilibatkan, dan diminta untuk melaporkan perilaku mereka dalam frame yang sama


Sumber :
artikelkesehatan99

Mengapa Benda Tampak Bergelombang Saat Udara Panas?

Saat sedang berjalan di tengah hari yang sangat panas, gedung, jalan, dan mobil akan terlihat bergelombang. Mengapa bisa begitu?


Pada saat hari yang sangat panas itu terjadi pembiasan cahaya dari benda yang kita lihat ke mata kita melalui media yang berbeda. Akibatnya, benda tersebut hanya terlihat bergelombang di mata kita.

Bagaimana bisa cahaya benda itu dibiaskan melalui medium yang berbeda? Padahal hanya ada udara di antara benda dan mata kita?

Ya, memang hanya ada udara panas, tetapi panasnya juga berbeda-beda, tergantung panas yang diberikan oleh bumi kepada udara tersebut. Perbedaan temperatur ini ternyata juga mempengaruhi pembiasan cahaya yang melaluinya.

Akibatnya, cahaya benda tersebut yang melewati udara dengan temperatur yang berbeda-beda akan dibiaskan dengan sudut yang berbeda-beda pula, sehingga terlihat berlekuk-lekuk oleh mata kita.



Lalu bagaimana benda tersebut bisa tampak bergelombang?


Jangan lupa bahwa udara panas cenderung naik ke atas. Yang terjadi pada udara di depan kita adalah perpindahan udara panas dan sejuk. Udara panas akan naik dan digantikan oleh udara sejuk.

Kemudian, ada udara panas lain yang naik menggantikan udara sejuk itu. Demikian seterusnya. Pola udara panas-sejuk-panas inilah yang membuat cahaya yang diterima oleh mata kita dibiaskan dengan sudut yang berganti-ganti, sehingga tampak bergelombang di mata kita.


Sumber :

Friday, July 18, 2014

Misteri Aramu Muru, Portal Kuno Menuju Dunia Lain

Beberapa orang menganggapnya hanyalah sebuah pekerjaan yang belum selesai dari tukang batu kuno. Tapi banyak legenda setempat mengatakan bahwa Aramu Muru adalah portal atau gerbang ke dunia lain.


Tidak diketahui kapan Aramu Muru dibuat dan siapa yang membuatnya - tetapi kemungkinan besar Aramu Muru dibuat sebelum Inca. Tidak ada penelitian arkeologi telah dilakukan di sini.

Portal batu besar ini terletak di tempat yang tidak biasa yaitu di hutan batu Hayu Marca ("Kota para dewa") di dekat tepi Danau Titicaca. Puncak raksasa dari granit merah menjulang dari tanah kering Altiplano di sini.

Proses erosi telah membentuk jembatan alam, gua-gua aneh dan patung-patung alam. Seringkali sulit untuk mengatakan apakah beberapa bentuk aneh telah dibentuk oleh alam atau manusia.

Aramu Muru dipotong di sisi salah satu puncak granit tersebut. Portal ini tingginya 7 m dan lebar 7 m, dengan ceruk berbentuk seperti huruf "T" di tengah bawah. Permukaan portal dipoles. Ceruk dalamnya sekitar 2 m - cukup untuk satu orang masuk ke dalamnya. Di tengah-tengah ceruk ada ceruk yang lebih kecil.

Di sisi lain dari tebing, pada jaman dulu terletak sebuah terowongan, yang sekarang diblokir dengan batu untuk mencegah orang-orang memasukinya agar tidak terjadi kecelakaan. Beberapa orang percaya bahwa terowongan itu menuju ke Tiahuanaco.



Monumen-monumen Kuno yang Mirip

Bagi mereka yang percaya bahwa Aramu Muru adalah gerbang ke dimensi lain, mereka berargumen bahwa gerbang ini mirip gerbang-gerbang yang ditemukan di Reruntuhan Paquime Casa Grande di Chihuahua, Meksiko seperti dibawah ini

Paquime Casa Grande


Pintu-pintu di Paquime yang juga berbentuk huruf "T"

Dan seringkali juga dihubungkan dengan Gerbang Matahari atau Stargate yang ditemukan di Tiwanaku seperti dibawah ini:

Gerbang yang diberi dijuluki sebagai Stargate di Tiwanaku


Atau juga seringkali dikaitkan dengan Makam raja Midas di Turki



Beberapa arkeolog berpikir ini adalah makam Midas, namun baru-baru ini beberapa arkeolog ada juga yang berpendapat ini adalah sebuah kuil Dewi Cybele. Sedangkan beberapa penggemar teori portal, menganggap ini adalah salah satu portal dari dunia kuno

Sedangkan bagi mereka yang percaya bahwa Amaru Muru hanyalah pekerjaan yang tidak selesai berargumen bahwa Gerbang ini memiliki beberapa kesamaan mendasar dengan arsitektur batu yang dipotong di India yang juga belum selesai yang bernama Gua Son Bhandar atau Gua Bihar. Legenda lokal di sana juga menceritakan tentang harta yang luar biasa banyak di dalamnya.






Mimpi Jose Luis Delgado Mamani

Pemandu wisata lokal Jose Luis Delgado Mamani punya mimpi yang tidak biasa di tahun 90an. Dia melihat gunung merah aneh dengan gerbang dipotong di dalamnya. Pintu portal ini terbuka dan cahaya biru berkilauan bersinar dari dalamnya.


Mamani terkejut menemukan pegunungan yang mirip dengan yang ada di mimpinya. Dia bertanya pada penduduk lokal apakah ada beberapa gerbang yang dipotong pada tebing ini? Dan, ya, mereka membenarkan, gerbang itu memang ada. Beberapa mencoba menghalangi Mamani untuk pergi ke sana, karena penduduk lokal percaya bahwa gerbang tersebut menuju ke alam lain.

Ketika Mamani mencapai gerbang tersebut, ia hampir pingsan kegirangan, ini adalah situs yang ia lihat dalam mimpinya.

Cerita ini segera menjadi headline surat kabar lokal dan beberapa lama kemudian menyebar ke pers internasional.

Menurut legenda lokal (mungkin - sedikit dihiasi dengan beberapa mistik kontemporer), gerbang ini mengarah ke dunia roh atau bahkan ke dunia para dewa.



Portal Keabadian

Portal ini dibuat di masa lalu. Pada waktu itu para pahlawan besar bisa melewati portal dan bergabung di jajaran para dewa. Kadang-kadang dewa-dewa ini kembali ke bumi melalui gerbang ini "untuk memeriksa semua kerajaan".




Cakram Emas

Legenda mengatakan bahwa gerbang itu terbuka untuk sementara waktu di abad ke-16. Waktu itu conquistador Spanyol membantai orang-orang Inca dan menjarah harta yang banyak di kota Cusco.


Di kuil Inca yang paling penting - kuil Coricancha (sekarang disana berdiri Gereja Santo Domingo) - terletak peninggalan yang sangat berharga yaitu cakram-cakram emas.

Menurut legenda, cakram ini diberikan oleh dewa untuk bangsa Inca. Cakram-cakram tersebut memiliki kemampuan penyembuhan yang mujarab.

Dua cakram tersebut disita oleh orang Spanyol, tapi yang ketiga (yang terbesar) menghilang tanpa jejak.



Lari dari Cusco menuju ke dunia lain

Seorang imam candi Coricancha - bernama Aramu Muru - berhasil melarikan diri dari malapetaka mematikan di Cusco. Dia membawa cakram emas yang paling besar tersebut bersamanya.


Aramu Muru mencapai bukit Hayu Marca dan bersembunyi di sana untuk sementara waktu. Dia kemudian bertemu dengan seorang imam Inca - penjaga portal dan, ketika penjaga tersebut tahu bahwa Aramu Muru berusaha menyelamatkan salah satu cakram emas, maka diaturlah ritual khusus di pintu gerbang.

Ritual rahasia ini membuka portal raksasa dan cahaya biru bersinar dari dalamnya. Aramu Muru memasuki portal dan tidak pernah terlihat lagi. Pintu gerbang itu pun mendapatkan namanya.



Penodaan

Kemudian tempat ini ditemukan oleh orang Spanyol. Mereka menodainya, menghancurkan setiap artefak yang terlihat dan menyatakan bahwa ini adalah tempat yang jahat, pintu gerbang ke neraka.

Legenda diataspun bercerita tentang masa depan: satu hari portal ini akan terbuka. Dan portal akan tampak jauh lebih besar daripada yang terlihat sekarang. Dewa akan kembali melalui gerbang itu ke Bumi dengan kapal matahari mereka.



Mitologi Modern

Situs legendaris ini juga telah menjadi inspirasi bagi banyak cerita dan teori kontemporer. Misalnya, beberapa warga mengatakan bahwa kedatangan "dewa" sekarang ini kadang dapat diamati. Dari waktu ke waktu terlihat penampakan cahaya biru misterius bersinar dari ceruk dan mahluk bersinar keluar dari portal ini.

Cerita lain mengatakan, bahwa pada waktu tertentu dalam setahun tebing ini menjadi transparan. Peneliti kegiatan paranormal melaporkan bola biru bersinar dan cakram berbentuk benda putih terang muncul di sini.


Aramu Muru sering dikunjungi oleh wisatawan, yang tertarik pada tempat-tempat yang misterius. Pencari pengalaman mistis melangkah masuk ke dalam ceruk dan menyandarkan kepala mereka ke tebing. Beberapa orang yang melakukan itu melaporkan melihat bintang-bintang, beberapa lagi melihat kolom api, beberapa lainnya mengaku mendengar musik berirama.

Di zaman yang katanya modern seperti abad ke-20 dan ke-21 ini, legenda-legenda baru terus bermunculan entah dari mana di berbagai situs di seluruh dunia. Ada yang mengatakan "Aramu Muru", terkait dengan alien kuno yang pernah mengunjungi bumi, ada juga yang mengkaitkannya dengan Lemuria dan Mu.


Penjelasan yang paling masuk akal mungkin adalah bahwa Aramu Muru adalah batu candi yang belum selesai. Seiring waktu berlalu, orang-orang terpesona oleh pintu ini, dan terinspirasi untuk menciptakan legenda tentang gerbang ke dunia roh atau gerbang ke dimensi lain atau gerbang ke sisi lain alam semesta.


Sumber :

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More