BTCClicks.com Banner

Monday, June 2, 2014

Misteri Hilangnya Ratusan Kepala Arca di Candi Borobudur

Di balik kemegahan Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sejatinya masih tersimpan misteri. Terutama terkait hilangnya kepala-kepala arca Buddha yang hingga kini belum ditemukan.

Catatan Balai Konservasi Borobudur (BKB), dari 504 arca Buddha yang ada di candi peninggalan Wangsa Syailendra abad ke-8 itu, terdapat sebanyak 248 arca yang kini dalam kondisi tanpa kepala.

Kepala Seksi Pelayanan Konservasi BKB Iskandar M Siregar mengungkapkan bahwa BKB masih menyimpan 57 kepala arca yang belum dipasang. Sebanyak 52 buah di antaranya dalam kondisi utuh, sedangkan lima sisanya dalam kondisi rusak.



"Sejak dilakukan pemugaran oleh Pemerintah Belanda pada tahun 1907, kepala-kepala arca yang kami simpan itu sudah ada," ungkap Iskandar kepada Kompas.com.

Pihak BKB sendiri, kata Iskandar, tidak dapat memastikan letak keberadaan kepala-kepala arca yang hilang tersebut.

BKB hanya dapat menduga apakah kepala-kepala arca tersebut memang hilang sejak sebelum dipugar, hilang karena dicuri, masih terpendam di kawasan sekitar candi, ataukah sudah berpindah tangan ke pihak lain.

"Kami pun tidak dapat memastikan apakah dari 248 arca Buddha yang tanpa kepala itu memang ada kepala pasangannya atau dahulu nenek moyang kita belum selesai membuatnya hingga utuh. Karena selain tanpa kepala, sejumlah arca juga ada yang tidak ada tangannya dan beberapa bagian tubuh lainnya," papar Iskandar.

Iskandar mengatakan, BKB tidak mempunyai kegiatan yang khusus untuk mencari kepala-kepala arca itu. Pihaknya hanya menunggu informasi dari masyarakat dan pihak-pihak yang mengetahui keberadaannya.

Informasi terbaru, ungkap Iskandar, pada tahun 2013 BKB mendapat laporan bahwa ada lima kepala arca Buddha dimiliki oleh seorang kolektor di Paris, Perancis.

Ada pihak yang kemudian mengirimkan foto-foto kepala arca yang diduga kepala arca Buddha Candi Borobudur itu ke pihak BKB.

Namun setelah diteliti, disimpulkan bahwa kepala arca itu bukan merupakan kepala arca candi Borobudur karena memiliki ciri-ciri yang berbeda.

"Secara sekilas kepala arca yang dimiliki seorang kolektor di Paris itu memang mirip dengan kepala arca di Borobudur, namun setelah kami teliti ternyata ada bagian-bagian yang tidak sama, seperti ciri rambut, bentuk alis, bibir serta bentuk kepala yang berbeda dengan yang ada di Candi Borobudur," urainya.

Kemudian pada tahun 2009, lanjutnya, seorang warga menemukan dua kepala arca di Dusun Mendalan, Desa Tanjungsari, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Pada tahun 2012, satu kepala dipasang di badan arca pasangannya di Candi Borobudur, dan satu kepala lainnya baru dapat dipasang pada 13 Mei 2013 lalu.

"Butuh waktu yang tidak singkat untuk bisa memasang kepala arca ke badannya. Karena harus diteliti dengan cermat, mulai dari bekas 'luka' di badan arca dengan yang tersisa di leher kepala hingga kesesuaian struktur batunya. Satu per satu kepala itu dicocokkan dengan yang ada di candi Borobudur. Minimal satu tahun bisa diketahui," ujarnya.

Setelah cocok, kata Iskandar, kepala baru dapat dipasang. Prosesnya pun tidak sembarangan. Karena butuh tim khusus yang yang sudah ahli serta peralatan yang khusus pula. Seperti lem khusus untuk jenis batu seharga Rp 3 juta per kaleng dan pengait antara kepala arca dengan badan (angkur) yang terbuat dari fiber buatan Jerman.

"Kebetulan ada arkeolog dari Jerman yang membawakan angkur itu untuk kami, di Indonesia kami belum menemukan," ujar Iskandar.

Kepala dan badan arca dibor kemudian dipasangi anchor dari bahan serat fiber.
TEMPO/Suryo Wibowo

Kendati tidak ada upaya khusus pencarian kepala-kepala arca, katanya, secara umum pihaknya rutin melakukan survei maupun ekskavasi (penggalian) di sejumlah titik di kawasan sekitar candi Borobudur yang diperkirakan terpendam situs-situs candi purbakala.

Kawasan tersebut telah dipetakan oleh BKB menjadi kawasan stategis nasional (KSN). Terbagi menjadi lima zona, meliputi zona 1 (zona pelestarian candi), zona II (taman wisata, laboratorium), zona III (permukiman, persawahan, toko cendera mata), zona IV (panorama sejarah), dan zona V (taman arkologi nasional).

Iskandar menyebutkan, zona terjauh atau zona V berada di radius maksimal lima kilometer dari zona I (Candi Borobudur). Kawasan itu termasuk di daerah Kecamatan Borobudur, Mungkid, dan sebagian wialyah Daerah Istimewa Yogyakarta.


Borobudur dimasa keeemasan Dinasti Syailendra


Kepala Arca Buddha Dikembalikan ke Candi Borobudur

Balai Konservasi Borobudur (BKB) mengembalikan satu kepala arca Buddha di lantai tiga sisi selatan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang. Kepala Balai Konservasi Borobudur (BKB) Marsis Sutopo, di Magelang, mengatakan arca kepala Buddha tersebut ditemukan oleh Kasri (55), warga Dusun Tanjungsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang pada 16 Desember 2009 lalu.


TEMPO/Suryo Wibowo

Berbagai kepala arca Sang Buddha tersimpan di lemari penyimpanan milik Balai Konservasi Borobudur di Candi Borobudur, kabupaten Magelang, Jawa Tengah, (13/5/2014). Kepala arca Sang Buddha yang sebelumnya hilang telah ditemukan oleh Kasri, warga Tanjungsari, Borobudur pada 2010.

Menurut dia, waktu itu Kasri menemukan lima benda purbakala saat membuat pondasi rumah, dua di antaranya merupakan arca kepala Buddha. Tim Balai Konservasi kemudian melakukan penelitian untuk menemukan badan arca yang cocok. Ia mengatakan, satu kepala arca lainnya sudah dipasang pada tahun 2011 lalu.

"Berdasarkan penelitian kami, kepala arca Buddha itu cocok dengan bagian badan arca di Candi Borobudur," katanya.

Kepala Seksi Layanan Konservasi Balai Konservasi Borobudur, Iskandar M. Siregar, mengatakan, berdasar hasil penelitian BKB diketahui jenis batuan kepala arca Buddha yang ditemukan di Desa Tanjungsari sama dengan jenis batuan arca di Borobudur.

Dua orang petugas Balai Konservasi Borobudur mengangkut kepala arca Buddha yang sebelumnya hilang
menuju lokasi pemasangan di Candi Borobudur, kabupaten Magelang, Jawa Tengah, (13/5/2014). 
TEMPO/Suryo Wibowo

Ia menyebutkan, Candi Borobudur memiliki 504 arca Buddha, dari jumlah tersebut sebanyak 247 di antaranya tidak memiliki kepala. Untuk mencari keberadaan kepala arca Buddha, BKB hanya mengandalkan temuan-temuan di masyarakat.

Ia mengatakan, BKB tidak melakukan upaya pencarian karena keberadaan arca Buddha tidak diketahui.

"Kami melakukan sosialisasi ke masyarakat agar jika menemukan arca Buddha menyerahkannya ke BKB. Penemunya akan diberikan imbalan sesuai kajian tim," katanya.

Koordinator Pokja Kajian BKB Nahar Cahyandaru menambahkan pihaknya menggunakan teknik khusus agar kepala arca Buddha bisa dipasang kuat dan tidak mudah lepas terkena gempa. Yakni kepala dan badan arca dibor kemudian dipasangi anchor dari bahan serat fiber.

Petugas Balai Konservasi Borobudur mengangkat kepala arca Buddha 
yang sebelumnya telah dicuri di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, (13/5/2014). 
TEMPO/Suryo Wibowo


Seorang petugas restorasi mengebor badan arca Buddha 
untuk memasang anker di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. 
TEMPO/Suryo Wibowo


Petugas restorasi patung mengoleskan lem di bagian leher arca Buddha di Candi Borobudur.
TEMPO/Suryo Wibowo


Petugas restorasi patung mengoleskan lem di bagian leher arca Buddha di Candi Borobudur. 
TEMPO/Suryo Wibowo


Candi Borobudur masih menyimpan misteri, terutama terkait hilangnya kepala-kepala arca Buddha 
yang hingga kini belum ditemukan (Dwi Oblo/National Geographic Indonesia)


Sumber
indocropcircles

Monday, April 28, 2014

Nasi Kentut, Makanan Tradisional dari Medan

Nama Nasi Kentut tentunya terdengar aneh di telinga Anda. Tetapi pada kenyataannya, Nasi Kentut memiliki cita rasa yang begitu berbeda dengan yang terbayang dari namanya.

Nasi Kentut tentunya bukanlah makanan nasi yang memiliki bau kentut atau dapat mengeluarkan kentut. Bagaimanakah wujud makanan tradisional asal Medan ini?


Nasi Kentut


Nasi ini memiliki tekstur yang pulen serta dilengkapi dengan berbagai rempah-rempah yang bercita rasa gurih yang kemudian dibungkus menggunakan balutan daun sehingga aroma hasil akhirnya akan sangat menggugah selera makan Anda. Ketika akan disantap, Anda akan melihat warna dari nasi tersebut memiliki warna yang kehijauan serta tercium bau yang harum.

Makanan Nasi Kentut biasanya dilengkapi dengan lauk seperti ikan pepes, ayam goreng, tahu atau tempe goreng. Ada juga sambal untuk melengkapi cita rasa makanan tersebut, seperti sambal terasi, sambal goreng, sambal hijau dan pilihan sambal yang lain.

Untuk satu porsi Nasi Kentut, Anda cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 5 ribu hingga Rp 12 ribu saja. Sangat pas untuk Anda yang ingin melakukan jalan-jalan kuliner mencicipi makanan yang unik namun dengan harga yang terjangkau.

Namun pasti masih ada yang terus menjadi pertanyaan Anda, kenapa nasi ini dinamakan nasi kentut? Nasi tersebut biasanya akan dilengkapi dengan berbagai lauk kemudian dibungkus dengan sebuah daun. Daun inilah yang disebut oleh masyarakat yang tinggal di daerah tersebut sebagai daun kentut.


Daun kentut


Daun kentut justru memberikan cita rasa yang nikmat pada makanan nasi ini. Daun kentut sendiri merupakan tanaman obat yang tumbuh liar, namun memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan, salah satunya adalah melancarkan pencernaan.

Daun kentut dapat digunakan menjadi lalapan atau makanan yang dicampur dengan berbagai lauk. Daun kentut juga dapat dimasak menjadi santapan kuliner yang memiliki cita rasa tinggi.



Sumber :
yukpegi

Thursday, April 3, 2014

Wow, 10 Burger Unik Ini Wajib Anda Coba

Siapa yang tidak kenal burger? Burger bisa dijumpai dengan mudah, mulai dari restoran yang sangat mahal sampai burger yang dijual memakai gerobak di pinggir jalan.

Banyak orang menyukai burger karena rasanya yang lezat dan praktis. Ada burger original yang memakai daging cincang, cheeseburger, chicken burger dan sebagainya.


Walau Anda sudah terbiasa dengan berbagai jenis burger, masih banyak lagi burger lain yang unik dan aneh. Burger-burger ini sangat berbeda dari burger yang biasa Anda makan. Dilansir oddee.com, inilah 5 burger yang paling unik di dunia.


1. Burger Jamur Mario Bross


Nama burger ini adalah 1Up Mushroom Burger. Bentuknya sangat mirip dengan jamur kesukaan Mario dalam game Mario Bross. Burger ini diberi lapisan hijau yang terbuat dari sayuran dan bagian atas diberi hiasan putih hingga bentuknya mirip jamur.



2. Burger Macarons


Burger macaron adalah kreasi lezat dari seorang Blogger bernama nyonya Humble. Dia menggunakan macaron sebagai pengganti roti, memberi biji wijen, menyelipkan keju, pasta almond, gula bubuk, telur yang dibuat dari gel kuning dan daging sapi yang dibuat dari dark chocolate.



3. Burger Caviar


Burger caviar memiliki bentuk yang mirip dengan burger pada umumnya. Bukan daging dan keju yang dipakai, tapi caviar warna hitam dan merah. Bentuk burger ini ternyata tidak menarik dan tidak meningkatkan selera makan.



4. Sponge Cake Burger


Burger ini adalah kue atau sponge cake yang rasanya manis, seperti bolu pada umumnya. Dengan taburan wijen, sponge cake yang disusun cantik ini mirip burger. Bagian daging diganti dengan chocolate mousse, ditambah irisan kiwi dan strawberry segar, serta fresh cream. Untuk memberi warna keju, diberikan mousse yang terbuat dari mangga.



5. Cheese Burger Kalengan


Inovasi yang cukup berani ini dilakukan oleh warga Swiss. Mereka menciptakan cheeseburger yang dikemas dalam kaleng. Bentuk kaleng tidak jauh berbeda dengan berbagai makanan kaleng lainnya. Jika makanan kaleng biasanya tidak enak dan tidak menarik, mereka mengatakan bahwa cheeseburger ini sangat enak.



6. Burger Paling Kecil di Dunia


Biasanya burger berukuran sedang sehingga cukup mengenyangkan. Tapi gimana rasanya ya kalau burger yang akan dimakan hanya seukuran kancing begini? Jangan salah, ini adalah burger asli yang terbuat dari bahan yang sama dengan burger pada umumnya.

Yup, Anda bisa memakan burger ini. Ukurannya memang sangat kecil, entah harus makan berapa puluh burger ini agar terasa kenyang. Burger ini juga disajikan dengan soft drink dan potongan kentang goreng sungguhan. Lebih enak ukuran asli atau kecil begini ya?



7. Burger Pizza Jumbo Dari Burger King


Bagaimana jadinya jika burger dan pizza disatukan? Mungkin akan menjadi seperti gambar di atas. Burger ini diciptakan oleh Burger King, namanya New York Pizza Burger. Bentuknya mirip dengan burger, namun sangat besar dan harus dipotong seperti pizza agar lebih mudah memakannya.

Coba lihat lelehan keju mozzarella di bagian dalam burger. Duh.. rasanya jadi lapar dan ingin mencoba burger ini. Satu buah burger bisa dimakan beberapa orang. Isi burger ini cukup unik, yaitu pepperoni, mozzarella dan saus marinara. Tertarik mencoba burger ini?



8. Burger Paling Besar di Dunia


Kalau burger di halaman sebelumnya cukup besar, burger yang satu ini sangat besar, bahkan mungkin ukurannya sangat raksasa. Butuh berapa orang untuk menghabiskan burger ini? Agak ngeri melihat ukurannya yang super besar itu. Bayangkan beratnya mencapai 267 kg.

Burger ini dibuat oleh seorang koki Kanada Ted Reader. Dia membuat burger raksasa ini untuk menciptakan rekor dunia baru. Dibutuhkan daging yang bisa digunakan untuk membuat ratusan burger. Bahan-bahan lain dan bumbu yang digunakan juga tidak tanggung-tanggung. Jumlahnya bisa digunakan untuk ratusan orang.



9. Camilan Berbentuk Burger


Burger yang satu ini sangat mungil dan rasanya lebih mirip cookies ketimbang burger. Wajar saja, karena ini bukan burger sungguhan tapi cookies yang bentuknya sangat mirip burger. Lucu ya, walau kecil tapi bentuknya menyerupai burger pada umumnya.

Nama camilan ini adalah Every Burger. Dari tulisannya, maka ini adalah camilan yang diproduksi oleh negara Jepang. Setiap satu kotak berisi dua kotak yang masing-masing berisi burger-burger mini yang siap menjadi camilan lezat.



10. Burger Dari Permen Warna-Warni


Yang satu ini adalah burger yang diciptakan dari permen bernama Skittles. Permen ini memiliki beberapa variasi warna yang ceria. Ternyata.. dengan sedikit kreativitas, permen Skittles bisa berubah jadi bentuk burger. Tumbuk permen Skittles, lalu susun sesuai warna.

Permen merah untuk bagian roti, bagian hijau untuk selada, bagian kuning untuk keji, dan bagian warna ungu untuk daging. Lucu ya, walaupun kecil, namun kreativitas ini bisa diacungi jempol. Ada yang berminat membuat burger yang praktis dari Skittles?


Sumber :
vemale

Wednesday, April 2, 2014

Hayabusa, Pesawat Luar Angkasa Pertama yang Berhasil Take-Off dari Asteroid

Pesawat penjelajah ruang angkasa Hayabusa telah resmi disertifikasi oleh Guinness World Records sebagai wahana pertama di dunia yang kembali ke bumi dengan membawa material yang dikumpulkan dari asteroid.


Pesawat tak berawak ini diluncurkan oleh Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) menuju asteroid Itokawa pada tahun 2003, menghabiskan tiga bulan di Asteroid berbentuk seperti kentang yang mempunyai diameter sampai 500 meter.

Tiruan Hayabusa dengan Sekala 1:2



Pesawat ruang angkasa utama, bersama dengan sampel penyimpanan kapsulnya, kembali ke Bumi pada tahun 2010 setelah menyelesaikan perjalanan tujuh tahun sejauh 6 miliar km.

Pesawat ini seharusnya tiba kembali di Bumi pada 2007, namun terjadi masalah teknis yang membuatnya kembali mengambang di angkasa selama tiga tahun lagi.

Guinness World Records mengakui Hayabusa sebagai "Pesawat luar angkasa pertama yang berhasil take-off dari sebuah asteroid."



Foto Meluncurnya Hayabusa beserta pelepasan kapsulnya menuju bumi


Hayabusa Kapsul dan Parasutnya Setelah Jatuh Di Bumi


Kapsul dan Parasut Dari Hayabusa Sewaktu Tiba di bumi


Para Ahli membuka dan mengumpulkan materi yang dibawa Kapsul Hayabusa


Sumber :
haxims

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More